Judul yang menurut saya adalah sebuah filosofis dari kemajuan negeri Belanda. Ruang sempit adalah hal yang mendasar dari semangat Orange negeri belanda dalam membuat semua Inovasi mereka. Orange adalah warna yang sangat cerah dan membangkitkan semangat, fresh and natural. orange juga mengesankan sangat aktif dan energik, namun tidak mencerminkan amarah. orange adalah sebuah simbol kebahagiaan yang mewakili sunshine, antusiasme, dan kreativitas. itulah filosofisnya warna orange. sekarang mengapa ruang sempit menjadi dasar semangat inovsi mereka? jawabannya Bangsa Belanda secara intrinsik bangsa yang
spatial neurotic (tergila-gila oleh ruangan ataupun pemanfaatannya). Kondisi alam memaksa mereka demikian. Lima puluh persen tanahnya berada di bawah permukaan laut. Sementara sisanya terlalu sempit untuk jumlah penduduk yang berjubel. Terus menerus bangsa ini melakukan reklamasi untuk memperluas daratan. Dengan sadar persoalan tanah mereka atur dengan sangat disiplin dan ketat. Eksistensi bangsa ini tergantung bagaimana mereka merawat tanah yang tak seberapa mereka punya. Kanal, selokan air, bendungan kecil dan besar, teratur rapi membelah setiap jengkal tanah yang mereka punya. semua itu berawal dari gerakan sosial yang digagas para arsitek-filosof terkemuka Belanda sekitar tahun 1970-an. Sebuah gerakan bernama Total. Memahami kehidupan perkotaan secara menyeluruh: mengatur urbanisasi, lingkungan, dan pemanfaatan energi dalam satu totalitas. Agar ruang yang tersedia di Belanda bisa termanfaatkan secara maksimal.
Dalam tulisan ini saya mencoba menjabarkan semangat orange Belanda yang berjuang menghadirkan semua inovsi dalam menghadapi keadaan "ruang sempit".
1) Wilayah dan Tata Ruang
Pada aspek inilah gerakan TOTAL itu ditujukan. agar ruang yang tersedia di Belanda bisa termanfaatkan secara maksimal. Belanda disebut juga
Koninkrijk der Nederlanden, secara
harfiah berarti "Kerajaan Tanah-Tanah Rendah") adalah sebuah negara di Eropa bagian barat laut. Di sebelah timur negara ini berbatasan dengan Jerman, di sebelah selatan dengan Belgia dan di sebelah barat dengan Laut Utara. disebut kerajaan tanah-tanah rendah karena sebagian wilayah Belanda asalnya adalah laut yang dikeringkan. Ruang sempit lah yang membuat mereka berfikir untuk bagaimana mereka bisa memanfaatkan segala aspek yang mereka miliki. mereka melebarkan wilayah dengan mengeringkan air laut mengunakan pompa penyedot yang digerakkan oleh kincir angin. disamping itu dibuatkan bendungan-bendungan untuk menahan air laut. walaupun dengan kondisi yang demikian Belanda hingga saat ini adalah negara paling padat dalam ukuran per meter persegi dan pengaturan tanahnya adalah yang paling teratur di muka bumi.
Letak Geografis Negara Belanda (foto diambil dari google maps)
Namun seberapa pun mereka mencoba, seberapa pun disiplinnya, tanah tidak akan pernah cukup tersedia.
Lalu apa yang dilakukan?
Jawabnya ada di daya khayal, di benak, di alam abstraksi. Di samping secara fisik mereka mencoba memperluas wilayah darat mereka, mereka juga menciptakan ruang yang luas dialam khayal mereka.
Kalau Anda kebetulan datang ke Eropa, bandingkanlah tata kota Belanda dengan negara lain. Kita akan segera sadar bahwa Belanda memang lebih sempit tapi tata kotanya dibuat sedemikian rupa rapi, sehingga terasa sangat longgar. Dibanding negara manapun di dunia, tata kota di Belanda adalah yang paling kompak di dunia.
Arsitektur bangunannya, baik yang tua maupun modern, terasa sangat inovatif, dengan sudut yang sering tidak normal, bentuk bangunan yang tidak umum, aneh, tetapi kesannya selalu sama'longgar dan lapang. Karena semua lekuk ketidaknormalan adalah bagian dari upaya untuk menciptakan ruang tambahan di alam khayal tadi.
Tata Ruang Kota Amsterdam (foto diambil dari google maps)
2) Teknologi
Aspek yang dikembangkan untuk totalitas dalam pemanfaatan energi. sebelumnya kita ketahui bahwa belanda telah memanfaatkan energi angin untuk menggerakkan sebuah pompa yang sangat berguna untuk belanda dalam melakukan reklamasi untuk memperluas daratan. Negri Kincir Angin, sebutan untuk Belanda karena inovasinya dalam bidang teknologi.
Kincir Angin Belanda (foto diambil dari http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Windmill,_Weesp,_Netherlands.jpg)
3) Sepak Bola
Siapa yang tidak kenal
Total FootBall nya Belanda. Semua orang tau itu lah ciri khas yang diperlihatkan oleh belanda dalam bermain sepakbola.
Total Football bagi saya adalah sistem permainan sepakbola yang paling menarik. Total Football itulah yang mendasari permainan Belanda. pengertian Yang standar tentu saja kita tahu bahwa sistem ini dengan permainan bertumpu pada fleksibilitas pertukaran posisi pemain. Posisi pemain sekadar kesementaraan yang akan terus berubah sesuai kebutuhan. Karenanya, semua pemain dituntut untuk nyaman bermain di semua posisi.
Penjelasan paling memuaskan justru muncul dari bukan orang Belanda. Melainkan dari seorang penulis berkebangsaan Inggris, David Winner. David Winner menulis buku yang kalau diterjemahkan bebas kira-kira berjudul,
"Oranye Brilian -- Jenius dan Gilanya Sepakbola Belanda". Winner tidak membahas sepakbola semata. Menurutnya
Total Football hanyalah pengejawantahan
''psyche'' paling dasar warga Belanda dalam memahami kehidupan. Benang merah
Total Football juga ada dalam karya seni, arsitektur, dan bahkan tatanan sosial budaya masyarakat Belanda.
Kita semua tahu ukuran lapangan sepakbola lebih kurang sama di mana-mana, sehingga ruang permainan selalu sebenarnya sama. Tapi orang Belanda sadar bahwa ruang juga adalah persoalan abstrak di dalam kepala. Membesar dan mengecilnya ruang tergantung pada cara mengeksploitasinya.
Total Football, demikian jelas buku itu, adalah persoalan ruang dan eksploitasinya itu, bukan yang lain. Fleksibilitas posisi pemain, pergerakan pemain, semuanya adalah konsekuensi dari upaya untuk menciptakan ruang agar bisa dieksploitir semaksimal mungkin.
Prinsip dasarnya sebenarnya sangat sederhana. Besar kecilnya lapangan sepakbola walau ukurannya sama, tetapi di benak bisa berubah tergantung siapa yang bermain di dalamnya. Misalnya, begitu pemain Belanda menguasai bola maka mereka akan membuat lapangan seluas mungkin. Pemain bergerak ke setiap jengkal ruang yang tersedia. Di benak lawan lapangan akan tampak begitu lebar. Atau, begitu lawan menguasai bola, ruang harus dibuat sesempit mungkin. Pemain yang terdekat dengan pemain lawan yang menguasai bola dituntut untuk menutupnya secepat mungkin, tidak peduli apakah itu pemain bertahan atau bukan. Bisa satu bisa dua, bahkan tiga. Tekanan harus dilakukan secepat mungkin bahkan ketika bola masih ada di jantung pertahanan lawan. Lawan terjepit dalam benak bahwa lapangan begitu sempit.